Saya tidak tahu, ini berita baik atau tidak, tapi bunda bilang kami dapat rizki lagi dari ALLAH. Alhamdulillah. Akhirnya terjawab sudah. Bunda hamil lagi. kita bakal punya jundi lagi. Rizki Allah tidak boleh ditolak walau dalam hati bingung, ngasuh 2 anak saja sudah repot apalagi 3…. gubrak!!!

3 minggu yang lalu, bunda seharusnya kedatangan tamu bulanan. kok ga datang2?? kenapa gerangan? kami bergegas beli testpack….. dan akhirnya positif!

Tapi herannya, keesokan hari, bunda mulas2, dan keluar flex. Ada apa gerangan? secepatnya kami cari buku “Setiap Wanita” diperpustakaan pribadi kami, tanda2nya mirip dengan kehamilan ektopik- hamil di luar kandungan. Benarkah?

Kami belum yakin, kami putuskan ke RS. tepatnya RSUD Serang, mumpung punya ASKES – andalan PNS kalo sakit. Sampai di RSUD Serang, kami harus berhadapan birokrasi RS yang menjengkelkan. Maklum kami baru pertama berobat di RSUD Serang. Biasanya kita di Klinik Swasta atau RSUD Cilegon yang kami nilai punya pelayanan Prima.

Di RSUD Serang, mendaftar dan bertanya sedikit langsung di bentak2. Wow ini pelayan masyarakat kok ga punya senyum!. Selesai. Ke Poli Kandungan, pasien antri dan dokternya baru datang, laki2 pula. Kami paling malas jika bunda di periksa dokter Kandungan laki2. Ditambah ASKES kami dipersulit. Berbeda jauh dengan perlakuan paramedis di RSUD Cilegon yang mau melayani kami.

Senewen, kesal, seharusnya masalah kami terjawab, masalah remeh temeh malah jadi penghalang. Akhirnya kami langsung cabut ke RS yang lebih baik. RSIA Budi Asih Serang. Kami kesana, dokter kandungan baru saja pergi dan akan praktek lagi jam 7 malam.

Jam 7 datang, daftar, dan ehh harus menunggu juga, kita di nomor urut 16. Busyyet… nunggu sampai jam 21.00. sebalnya, si Dokter masih sempat2nya menerima Medical Representatif padahal masih banyak pasien yang antri….capeee deh…

Kami dipanggil, kami ceritakan… lalu bunda di USG. Dokter bilang, hasil USG menunjukkan bahwa ada penebalan dinding rahim, dan bayinya tidak ada di rahim? Benar ektopik kah??? Dokter mencari keyakinan, bunda di Test Urine (testpack) lagi… Positif tapi garis kedua memang tidak jelas… Saran dokter.. seminggu lagi ke sini ya??? hahahaha minggu depan kita harus antri menunggu dokter lagi dong! mahal lagi!

Kami putuskan kami harus ke Cilegon, ke dokter langganan kita, dokter yang telah membantu 2 anak kami bisa melihat dunia. Dr. Data Angkasa, SPOg. Dokter perempuan tentunya. Beliau praktek di RSIA AFINA Cilegon.

Dr. Data periksa Bunda dan akhirnya kabar “gembira” itu tiba… janinnya bagus kok.! jangan cape2 yah! Banyak istirahat….

Hik-hik… Bunda sedih, baru saja diterima kerja di Primagama (dulu pernah kerja di Sekolah Peradaban dan akhirnya nganggur 6 bulan untuk konsen ngurus anak) eh harus istirahat….

Kasihan bunda, ini salah Abi….. tapi kita patut bersyukur banyak orang yang sulit mendapatkan rizki Anak dari Allah… kita diberi berlimpah… Subhanallah Wal Hamdulillah…

Iklan