Sekedar mengingat moment gol indah Roberto Carlos saat Brazil bertemu Perancis di turnamen Piala Konfederasi di Lyon pada 3 Juni 1997. Gol yang dianggap kebetulan ini ternyata bukan kebetulan. Golnya dapat dianalisis secara ilmiah dengan ilmu fisika.

Dalam New Journal of Physics, Guillaume Dupeux, Anne Le Goff, David Quéré dan Christophe Clanet menyatakan dalam penelitiannya, Gol yang diciptakan Roberto Carlos dapat diterangkan dengan teori ‘Magnus Effect’, yang menjelaskan bola berputar secara spiral (spinning ball spiral). Menurut mereka, ketika bola menurun kecepatannya, ‘Magnus Effects’ menjadi meningkat, yang pada akhirnya menciptakan lingkaran spiral.

Kajian lebih lanjut bisa di baca di New Journal of Physics

file journal berjudul “The spinning ball spiral” dalam format PDF nya bisa di download pada link ini.

Iklan