Imam Samudera adalah seorang muslim yang dengan keyakinananya membenci Amerika Serikat dan semua yang berhubungan dengan Amerika Serikat. Sedangkan Converse adalah merek dagang sebuah produk sepatu anak muda yang bermarkas di Amerika Serikat. Namun ketika pemerintah Indonesia menangkap Imam samudera pada 28 November 2008 dan kemudian mempublikasikan penangkapan Imam Samudera ke media, Sontak semua orang kaget, seorang Mujahid yang anti Amerika memakai aksesoris dan simbol Amerika. Converse yang berlabangkan bintang. kabarnya saat berada dalam tahanan, Imam diberi kaos bertuliskan Converse. kontan, semenjak kemunculan Imam di media dengan kaos dengan simbol Converse itu, menjadi trendsetter baru bagai anak muda. Kaos bergambar converse ini menjamur dimana-mana saat itu (mungkin akan terulang kembali). Maka Converse pun mendapat durian runtuh, diiklankan gratis oleh Imam Samudera. Gambar yang ironi dan hanya menguntungkan converse saja. tidak dengan Imam.

Setelah kematiannya, kabar yang beredar, keluarga Imam akan melelang kaos tersebut. Keluarga Imam melalui adiknya maksud melelang kaos tersebut rencananya, hasil lelang akan digunakan untuk membiayai Yayasan Kudama yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan. Sebagian lagi untuk menafkahi orang miskin.

Menurut media lokal di Banten hingga saat ini, ada seorang penawar yang berani membeli kaus tersebut seharga mobil Kijang kapsul. Sayangnya, Lulu tidak menjelaskan, identitas penawar kaos tersebut. Menurut Lulu, sang penawar hanya ingin menjadikan kaus tersebut sebagai kenang-kenangan.

Wah-wah harusnya converse membayar royalti atas jasa Imam. Converse untuk semua. untuk remaja, orang tua, anak-anak, pria, wanita, konservatif, moderat, radikal hingga teroris.

Iklan